Memahami Piranti/alat Multi Flash
Batas jumlah flash
Canon 550 EX bisa difungsikan sebagai slave unit yang bisa dipicu dari jarak jauh oleh flash yang terpasang di kamera. Anda bisa menggunakan sampai tiga 550EX. Hal yang sama bisa anda lakukan dengan flash Nikon SB600. Alasan utama kenapa kita perlu membatasi jumlah flash yang digunakan adalah meningkatnya kerumitan, dalam hal lighting, pengaturan multi flash. Dengan menggunakan tiga unit flash, anda sudah berada pada batas kemampaatan cahaya artifisial. Memang ada pengecualian, misalnya untuk menyinari beberapa arsitektur. Itu hal yang sangat khusus, mungkin tidak menjadi pengalaman bagi sebagian besar dari kita. Alasan berikutnya menyangkut soal biaya. Kalau anda membeli dua atau tiga flash jenis canggih, mungkin biayanya sudah bisa anda belanjakan untuk sistem flash studio yang lebih kuat dan fleksibel.
Cara koneksi flash
Flash tambahan biasanya tidak dikoneksikan dengan kabel. Ia menjadi slave unit yang dipicu oleh flash utama, sehingga mengurangi kerumitan dalam problem sinkronisasi. Flash yang menjadi slave merespon begitu cepat terhadap flash utama, sehingga mereka menyala bersamaan. Flash masa kini sudah dilengkapi dengan sistem nirkabel dan kontrol otomatis. Nikon CLS (creative Lihgting System) adalah salah satu contohnya. Canon punya sistem flash nirkabel sendiri, yang bisa digunakan secara otomatis. Tergantung sistem kamera yang anda miliki, mungkin anda memerlukan aksesori tambahan seperti flash adaptor nirkabel untuk kamera. Kendati anda menggunakan sistem multi-flash yang sudah dedicated, masih sangat dimungkinkan untuk melakukan pengaturan flash secara manual.
Rasio Pencahayaan
Dengan multi-flash, kiranya penting untuk mendapatkan rasio pencahayaan yang tepat. Dengan kata lain, anda perlu menyetel setiap flash untuk mendapatkan kekuatan yang tepat dengan kebutuhan. Misalnya, anda menginginkan fill flash dengan kekuatan ½ atau ¼ dari kekuatan flash utama. Rasio pencahayaan juga akan dipengaruhi oleh jarak antara flash dan objek yang disinari. Masih ingat prinsip-prinsip GN seperti yang sudah dijabarkan di bagian sebelumnya, kan? Anda bisa menyetel rasio flash untuk flash nirkabel otomatis, atau anda bisa melakukannya secara manual bedasarkan flash output dan jarak subjek. Di sini flash meter akan sangat berguna, walaupun dengan kamera digital anda bisa mengecek langsung hasilnya dan mengatur lighting lagi bila perlu.
PangandaranInfo. Media Promosi dan Informasi Pangandaran
1 Komentar
Other links to this post
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. TrackBack URI






