Heboh Penculikan dan Pengaruhnya terhadap Rasa Ketakutan yang Berlebihan di Masyarakat

Akhir-akhir ini berita tentang penculikan anak yang diperlebar dengan isu pengambilan organ tubuh korban penculikan semakin hari semakin mencuat. Dipicu dari sumber berita di berbagai media dan SMS yang secara berantai disebarkan kepada setiap pemilik HP. Begitu santernya informasi ini sehingga menimbulkan ketakutan yang sangat berlebihan di kalangan orang tua yang anak-anaknya masih kecil. Parahnya lagi dari ketakutan yang berlebihan tersebut timbul kepanikan. Rasa takut dan panik tersebut disampaikan kepada anak-anak mereka yang tidak berpikir panjang tentang pengaruh psikologi anak. Sehingga dengan adanya kejadian ini akibat buruk yang paling parah adalah timbulnya perubahan yang berdampak buruk pada faktor kejiwaan sang anak.

Jika memang pelaku penculikan itu betul-betul ada, kita berpikir bahwa tujuan utamanya bukan pada modus penculikan dan pencongkelan organ tubuh korban. Akan tetapi justru lebih pada penyebaran isu yang sifatnya meresahkan seluruh masyarakat. Dari keresahan-keresahan itu timbul sensitifitas emosional yang sangat berlebihan. Ujung-ujungnya akan menimbulkan mosi tidak pecaya terhadap pemerintah yang ada, diawali dengan tuduhan-tuduhan terhadap ketidakbecusan kinerja aparat dalam memberantas aksi-aksi kejahatan.

Kita patut berpikir secara lebih menyeluruh dan komprehensif dalam menanggapi persoalan ini. Gunakan berpikir logis, berkepala dingin, jernih, dan tidak berburuk sangka terlebih dahulu. Adapun perasaan sayang setiap orang tua pada putra-putrinya adalah sebuah keniscayaan dan kewajaran. Namun perasaan tersebut tidak lantas mengakibatkan stres, panik, dan timbul rasa ketakutan yang sangat berlebihan.

Tindakan Aparat Keamanan yang Lamban

Dalam sebulan terakhir ini penulis telah menerima SMS tentang penculikan lebih dari sepuluh kali dari sumber yang berbeda beda. Pada ujung kalimatnya diakhiri dengan kata-kata “tolong sebarkan kepada yang lain.” Yang lebih meyakinkan dari penguatan informasi ini adalah dengan adanya berita-berita di berbagai media.

Negara kita adalah negara besar yang memiliki kelengkapan penegak hukum yang berlapis-lapis. Seyogyanya para aparat keamanan dan penegak hukum ini bekerja lebih cepat, cermat dan akurat. Apalagi jika isu ini disinyalir dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara.

Setiap komponen bangsa seharusnya memiliki rasa respek yang tinggi mengingat begitu cemerlangnya potensi-potensi anak bangsa kita yang telah mempu menunjukkan prestasi gemilang di tingkat internasional. Di mana anak-anak Indonesia menjadi yang terbaik pada event olympiade ilmu-ilmu pasti tingkat dunia. Kenyataan ini bisa jadi menimbulkan rasa iri bagi bangsa-bangsa lain di dunia. Dengan potensi sumber daya manusia yang demikian hebat, maka tidak mustahil dalam sepuluh atau duapuluh tahun ke depan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang paling unggul dalam penguasaan ilmu dan teknologi. Tidak mustahil pula akan menjadi raksasa dunia.

Salah satu cara yang dilancarkan agar bangsa ini tidak menguasai dunia di masa mendatang di antaranya dengan penyebaran NARKOBA. Jika dengan obat-obatan terlarang dirasakan kurang efektif, mengingat ketatnya aturan hukum yang ada. Maka dilakukanlah cara lain, yaitu dengan menyebarluaskan RASA KETAKUTAN yang berlebihan. Hal ini jelas akan sangat memengaruhi mentalitas dan kejiwaan pada anak-anak. Buktinya, pada hari ini ruang gerak anak-anak sangat dibatasi. Daya kreativitas dan keberanian si anak menjadi jatuh hanya dengan adanya isu ini.

& Komentar

  • By Tips Kesehatan, 06/07/2010 @ 08:23

    Iya ni lagi rame2nya di cijulang juga.. Ampe Banyak bgt ibu2 yang ga ngizinin anaknya keluar rumah..

  • By saepudin, 07/07/2010 @ 17:44

    Betul, kang. Asa jaman baheula….

  • By aboy, 21/07/2010 @ 19:44

    yang sebenarnya di mana terjadinya penculikan itu ?

  • By saepudin, 23/07/2010 @ 19:31

    kejadian pastinya justru tidak ada, cuma berita tentang penculikan yang diisukan dengan cara pengambilan organ tubuh korban begitu heboh menyebar melalui pesan singkat di daerah kami, Pangandaran dan sekitarnya

  • By dafit, 29/07/2010 @ 11:41

    INFORMASI INI JANGAN DIANGGAP SEPELE : anak saya (Kelas 2 SD Manggahang I Baleendah) hampir menjadi korban penculikan, pada hari selasa tanggal 27 Juli 2010 sekitar jam 10 pagi sambil menunggu jemputan (abodemen) seorang perempuan berkerudung hitam memakai perhiasan gelang, anting dan kalung mengajak pulang anak saya s…ecara paksa dengan dalih DISURUH MAMAH NGJEMPUT MAMAHNYA MENUNGGU DI BORMA…Alhamdulillah berkat lindungan Allah SWT pada saat itu anak saya merasa ada yg aneh karena didaerah kami tidak ada borma, anak saya langsung lari lapor ke bpk guru…namun setelah dikerjar perempuan tadi udah ngga ada

  • By saepudin, 31/07/2010 @ 05:59

    Turut prihatin, kita semua sayang anak

  • By xxx, 06/08/2010 @ 00:33

    ini teh benar gak ada kasus gitu teh???????????

  • By xxx, 06/08/2010 @ 00:35

    waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhh ini mesti ditindak lanjuti, sama masyarakat bukan sama hukum lagi……. law da pelakunya kita harus menghukumnya dengan hukum rimba…………………………….

  • By riezcha, 18/08/2010 @ 16:04

    pesan nya terlalu singkat

Other links to this post

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. TrackBack URI

Tinggalkan komentar

CommentLuv Enabled