Stop Penjiplakan Karya Tulis…!
Akhir-akhir ini orang rame ngebicarain soal Film anak-anak Upin Ipin produksi negara tetangga M*lingsial. Film itu banyak yang menganggap orang jiplakan. Ternyata konsep karakter dan ide cerita beberapa episodenya gak orisinil, Dua karakter anak kembar lucu, gundul kepalanya dengan sedikit rambut, dan suka menghayal dalam petualangan adalah karaktern Phil dan Lil dalam Rugrats
Phil and Lil seperti dalam kisah Double Trouble (http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3790791), selanjutnya dalam thread yang sama di Forum Kaskus, anggukan Upin mengatakan “Betul, betul, betul”, adalah ciri khas Noddy (Noddy = pengangguk) dalam kartun 3D Make Way For Noddy, yang ceritanya sudah ada sejak 1940.
Menurut di Wiki orang yang melakukan pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri disebut Plagiator sedangkan tindakan bodohnya disebut plagiarisme atau lebih kerennya Plagiat. Plagiat dapat dianggap sebagai tindak pidana karena mencuri hak cipta orang lain. Di dunia pendidikan, pelaku plagiarisme dapat mendapat hukuman berat seperti dikeluarkan dari sekolah/universitas. Pelaku plagiat disebut sebagai plagiator.
Plagiarisme dewasa ini bukanlah hal yang dianggap tidak wajar seperti nyolong ayam punya tetangga. Tapi sudah menjadi keseharian dikalangan orang-orang tertentu yang notabene menganggap dirinya pintar. Lihat saja di dunia pendidikan bukan satu atau dua orang yang melakukan penjiplakan makalah, karya tulis, skripsi, portofolio buat syarat (kata dia..) guru profesional. Malah ada satu tempat menuntut ilmu dari tahun ke tahun gonta-ganti mahasiswa makalah itu tetap ada, ya cuma ganti namanya doang. Tentu saja hal ini menguntungkan buat yang memanfaatkan kebodohan itu. Biro-biro penulisan karya tulis banyak yang dibuat untung, celakanya lagi di sang biro juga tinggal replace nama sama tahun aja jika kebetulan ada orang yang butuh karya tulis.
Inget waktu kecil dulu ketika masih sekolah di Sekolah Dasar waktu ulangan dibuat 2 kelompok, kelompok pertama dan kelompok kedua. Kelompok pertama yang duduknya sebelah kiri melaksanakan ulangan sedangkan yang duduknya sebelah kanan harus keluar dulu menunggu giliran teman sebangkunya. Ini salah satu cara agar murid-murid tidak bisa mencontek ke temannya, makanya waktu ulangan satu meja hanya satu murid. Pelajaran itu terus membekas sampai saya beranjak dewasa, pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan begitu mulia dan berharga bahwa untuk mencapai sesuatu harus dilaluinya dengan kerja keras atau belajar. Semoga cerita itu menjadi inspirasi buat kita untuk lebih memahami arti dari perjuangan, dan sekedar ngingetin: Tuhan Maha Tahu…
& Komentar
Other links to this post
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. TrackBack URI







By Mang Ade Thea, 05/08/2010 @ 10:11
Saya mah tidak kaget kalo Upin Ipin itu idenya menjiplak dari karakter Phil & Lil. Dari dulu juga orang Malaysia kan sering menjiplak hasil karya orang lain, bahkan lagu kebangsaannya aja jelas2 plagiasi dari lagu Terang Bulan karya alm. Gesang.
Salam ka urang Pangandaran.. khususna ka pak Adam bewok sareng pak Daniel Dalia Indah..
By sewa mobil, 05/08/2010 @ 22:48
Setuju sekali. Mari kita dukung.
By free anti-virus software, 11/08/2010 @ 17:35
did you vote for obama? be honest
By GSX-R750 guy, 14/08/2010 @ 09:30
TL;DR; but you have pretty images.
Sent from my Android phone